Menurut Cointelegraph, Inggris mengumumkan pada tanggal 1 November bahwa mereka akan meningkatkan pendanaan untuk dua superkomputer kecerdasan buatan (AI) menjadi £300 juta ($363,57 juta). Pengumuman ini muncul setelah berakhirnya hari pertama KTT Keamanan AI global. AI Research Resource, sebutan untuk superkomputer ini, akan mendukung penelitian untuk menciptakan model AI canggih yang lebih aman, yang merupakan topik utama dalam pertemuan tersebut. Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak berkomentar bahwa investasi ini akan memastikan talenta ilmiah Inggris memiliki alat yang dibutuhkan untuk membuat model AI yang paling canggih menjadi aman. Dua superkomputer baru ini akan memberikan para peneliti Inggris lebih dari 30 kali lipat kapasitas alat komputasi AI publik terbesar di negara itu saat ini. Superkomputer pertama, Isambard-AI, akan dibangun oleh Hewlett Packard Enterprise dan dilengkapi dengan 5.000 chip AI Nvidia yang canggih. Mesin kedua, yang disebut Dawn, akan dibuat oleh Dell dan didukung oleh 1.000 chip AI dari Intel. Isambard-AI akan mampu menghitung lebih dari 200 petaflops, atau 200 kuadriliun perhitungan per detik.Wakil Presiden AS Kamala Harris menghadiri hari pertama KTT, di mana ia dan Sunak sepakat tentang perlunya kolaborasi erat pada peluang dan risiko yang ditimbulkan oleh AI perbatasan. Harris memperingatkan potensi serangan siber dan senjata biologis yang diformulasikan oleh AI yang dapat membahayakan jutaan nyawa, dan menekankan pentingnya tindakan kolektif untuk mengatasi masalah ini. Pernyataannya muncul tak lama setelah Pemerintahan Biden merilis perintah eksekutif tentang standar keamanan AI yang akan diterapkan.